<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2123953935715607969</id><updated>2011-11-27T15:53:38.200-08:00</updated><title type='text'>Blog-Kaleng</title><subtitle type='html'>Merubah sesuatu yang tak berguna menjadi sebuah benda yang bermakna</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Kaleng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11578605106166957513</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>20</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2123953935715607969.post-5374088397603964278</id><published>2007-06-26T19:10:00.000-07:00</published><updated>2007-06-26T19:13:01.923-07:00</updated><title type='text'>Membangun Generasi dalam Konsep Jawa</title><content type='html'>&lt;h1 style="color: rgb(0, 0, 102); font-family: courier new;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="IN"&gt;Meletakkan Dasar Berpikir&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-weight: normal;" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;Dalam kontek ajaran Jawa, muncul pemahaman bahwa Tuhan menciptakan manusia dengan sifat adil. Manusia lahir membawa rejeki yang relatif sama, kepandaian, keselamatan dan umur yang relatif sama pula. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-weight: normal;" lang="SV"&gt;Konsep penciptaan yang adil tersebut, tak pelak disangkal oleh orang-orang rasional yang berbasis teori barat. Anti tesa yang dimunculkan adalah, mengapa masing-masing orang memiliki nasib yang berbeda, ada yang kaya, miskin, umur pendek atau bernasib sial dibandingkan orang lain.&lt;br /&gt;Bahwa perbedaan itu timbul, sebenarnya karena pengaruh interaksi antara manusia dengan alam semesta. Manusia lahir dengan hari dan pasaran yang berbeda, jam, menit dan detik yang berbeda, bulan, tahun atau dari orang tua yang berbeda, dengan sejarah perjalanan leluhurnya yang berbeda-beda pula.&lt;br /&gt;Masing-masing unsur di atas membawa pengaruh pada sosok seorang manusia. Belum lagi ketika manusia satu berinteraksi dengan manusia lainnya, jelas akan saling mempengaruhi, akan muncul sebuah sifat dari terjadinya hubungan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Pengaruh Alam&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-weight: normal;" lang="SV"&gt;Alam sebagai ciptaan Tuhan, adalah mahluk yang memiliki energi hidup, demikian juga dengan hari, waktu, bulan, tahun merupakan bagian dari alam itu sendiri. Manusia lahir sudah menempati hari, pasaran dan waktu. Sedangkan hari, pasaran dan waktu memiliki energi hidup yang berpengaruh pada diri manusia. Maka sejak manusia lahir sudah dapat diketahui sifat apa yang akan dimiliki oleh si bayi.&lt;br /&gt;Sebuah “hari” memiliki sifat, pasaran (pon, wage, kliwon, legi, paing) juga memiliki sifat, sementara “waktu” juga memilki sifat. Misalnya dalam 24 jam sehari, dibagi dalam beberapa “saat” yaitu fajar, subuh, duha, luhur, asar, maghrib, isyak dan tengah malam.&lt;br /&gt;Keterangan diatas hanyalah sekelumit penjelasan tentang bagaimana orang Jawa memahami energi hidup alam semesta. Bahwa alam memiliki energi hidup yang mampu mempengaruhi kahidupan manusia. Toh manusia betapapun tidak mampu melawan energi alam, yang dapat mereka lakukan hanyalah memanfaatkan energi itu untuk kepentingan tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Membangun Generasi Masa Depan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-weight: normal;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;Membangun generasi masa depan adalah membangun tokoh-tokoh pemimpin yang tangguh. Para leluhur Jawa memberikan pesan bahwa untuk membangun pemimpin generasi yang tangguh harus dilandasi oleh back ground yang kuat. Karena pemimpin dimanapun selalu menjadi faktor dominan dalam menentukan tercapainya tujuan komunitas.&lt;br /&gt;Pada konsep yang lebih riil, memilih pemimpin harus memperhatikan back ground dan perilaku pemimpin itu sendiri. Selain kriteria pemimpin harus memiliki jiwa leadership, jujur, pandai, juga harus didukung oleh back ground yang kuat. Iapun harus memiliki pengalaman memimpin, meski hanya sebentar.&lt;br /&gt;Jika seorang pemimpin tidak memiliki “wadah” yang kuat, bagaimana ia mampu membawa beban, memikul tanggungjawab orang banyak. Konsep Jawa menyebutkan seseorang menjadi pemimpin harus kuat menerima pangkat dan derajat. Artinmya apabila ia mendapat kedudukan tinggi maka ia mampu menerima konsekuensi dari tugas dan tanggungjawabnya.&lt;br /&gt;Seseorang yang memiliki kakek dan orang tua dari kalangan bawah, bertabiat suka mabok, berjudi dan jarang berdoa, maka dia tidak akan mampu menjadi pemimpin yang tangguh. Orang dengan sejarah keturunan yang demikian tidak kuat menerima pangkat dan derajad. Kalaupun ia sempat memimpin, dapat diprediksikan dia akan gagal di tengah jalan. Kebanyakan mereka tidak mampu menyelesaikan tugasnya sebagai pemimpin sampai masa jabatan yang seharusnya dilaksanakan, kecuali dia sejak dini sudah gentur melakukan ritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Background&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt; Calon Pemimpin&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-weight: normal;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;Memilih pemimpin haruslah dilihat dari &lt;i&gt;background&lt;/i&gt; atau latar belakang sejarahnya. Konteks dari cara pandang ini adalah untuk mencari tokoh yang kuat menerima pangkat dan derajad.  &lt;i&gt;Background&lt;/i&gt; sejarah yang dimaksud adalah melihat garis keturunan mulai dari kakek dan orang tuanya.&lt;br /&gt;Latar bekang sejarah yang kuat untuk seorang pemimpin apabila ia memiliki kakek dan orang tua yang “kuat laku prihatin.” Artinya kakek dan orang tuanya sering melakukan puasa dan berdoa untuk keselamatan anak cucunya. Paling tidak jika sejarah leluhurnya tidak memiliki budaya ritual yang kuat, paling tidak dilihat dari pekerjaan yang dilakukan leluhurnya.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Background&lt;/i&gt; yang kuat untuk seorang calon pemimpin adalah bila orang tuanya memiliki pekerjaan sebagai Lurah di Desa atau seorang guru Taman Kanak-Kanak dan Guru Sekolah dasar. Lurah di desa adalah pemimpin sebenarnya yang berada di tingkat basis. Sedangkan guru Taman Kanak-Kanak dan guru Sekolah Dasar dia memiliki keistimewaan mengajari anak yang belum tahu apa-apa menjadi bisa menulis dan membaca.&lt;br /&gt;Mengapa puasa dan doa menjadi sebuah kekuatan bagi seseorang ? dalam pemahaman orang Jawa sebuah doa adalah energi hidup. Sebuah kata, sebuah kalimat, ucapan adalah energi hidup. Terlebih bila kata yang dirangkai menjadi sebuah doa yang cara merangkaianya melalui laku ritual, maka ia merupakan energi hidup yang luar biasa.&lt;br /&gt;Bagi kalangan muslim, sebenarnya Al-Quran dengan tulisan-tulisan surat di dalamnya menyimpan potensi energi yang besar. Ketika tulisan itu dibiarkan dan hanya dilihat, maka Al-Quran hanyalah tampak sebagai sebuah buku atau kitab. Tetapi jika surat-surat yang ada di dalamnya dibaca apalagi dengan keyakinan penuh, maka kalimat yang keluar dengan lafal-lafal itu menjadi energi hidup.&lt;br /&gt;Begitupun dengan mantra yang dirangkai dengan menggunakan bahasa apapun, saat mantra diucapkan maka akan bangkit sebuah energi hidup. Terlebih jika mantra itu diucapkan dengan didasari puasa, energi yang muncul akan berlipat. Konsep puasa adalah membuat fisik menjadi lemah, untuk membangkitkan kekuatan non fisik. Karena menurut konsep Jawa kekuatan manusia bukan pada fisik tetapi pada non fisik. Yaitu sebuah konsep &lt;i&gt;“raga titihane nyawa.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Maka bila seseorang berpuasa lalu mengucapkan doa, akan bangkit sebuah energi hidup dan akan bergerak serta bekerja sesuai arah yang dikehendaki. Leluhur orang Jawa telah memberikan ajaran, supaya kita &lt;i&gt;“gentur”&lt;/i&gt; puasa dan berdoa meminta keselamatan untuk anak keturunan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="SV"&gt;Menjadi &lt;i&gt;Background&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-weight: normal;" lang="SV"&gt;Mengingat kekuatan seseorang sangat dipengaruhi oleh latar belakang sejarah leluhurnya, khususnya kakek dan orang tuanya, dan ketika kita menyadari diri kita tidak memiliki latar belakang yang kuat, tidaklah bijaksana bila kita menyalahkan leluhur.&lt;br /&gt;Dalam kondisi apapun, seharusnya menjadi tugas kita untuk membangun latar belakang yang kuat untuk anak keturunan kita. Sehingga suatu saat nanti Indonesia akan memiliki manusia-manusia yang kuat, mampu mambawa Indonesia mencapai kejayaan.&lt;br /&gt;Adalah sebuah keniscayaan, apabila seluruh rakyat Indonesia bersama-sama melakukan ritual puasa dengan memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa ini dan anak keturunan kita, maka tidak perlu menunggu satu generasi, Indonesia akan bangkit.&lt;br /&gt;Tidak perlu semua rakyat Indonesia dan tidak perlu melakukan ritual dalam jangka waktu lama, andai 10 persen saja penduduk Indonesia mau melakukan ritual secara bersama-sama, selama dua puluh satu hari saja, maka sebuah kekuatan energi dahsyat akan mengantarkan kita mencapai kemakmuran yang dramatis. Tentunya untuk melakukan ritual ini mensyaratkan beberapa hal, yaitu :&lt;br /&gt;- semua dilakukan dengan keyakinan&lt;br /&gt;- memilih tempat berdoa yang bersih, artinya lokasinya bukan di tanah yang&lt;br /&gt;  sengketa, memiliki bio energi yang bagus.&lt;br /&gt;- dilakukan dengan prosedur yang benar, setidaknya menurut orang-orang&lt;br /&gt;  yang lebih berpengalaman di bidang ritual. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;  &lt;h1 style="color: rgb(0, 0, 102); font-family: courier new;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-weight: normal;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2123953935715607969-5374088397603964278?l=hidayat-kaleng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/feeds/5374088397603964278/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2123953935715607969&amp;postID=5374088397603964278&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/5374088397603964278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/5374088397603964278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/2007/06/membangun-generasi-dalam-konsep-jawa.html' title='Membangun Generasi dalam Konsep Jawa'/><author><name>Kaleng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11578605106166957513</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2123953935715607969.post-315947630485395876</id><published>2007-06-18T00:23:00.000-07:00</published><updated>2007-06-18T00:24:31.132-07:00</updated><title type='text'>Manunggaling Gusti</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Bil&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;" allowoverlap="f"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\yudi\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.png" title="7"&gt;  &lt;w:wrap type="square"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/yudi/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.jpg" shapes="_x0000_s1026" align="left" height="251" hspace="12" width="204" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;a “bersatu”dengan Allah dan mencapai kedekatan dengan-Nya lewat pertolongan-Nya, maka makna hakiki “bersatu” dengan Allah ialah berlepas diri dari makhluk dan kedirian, dan sesuai dengan kehendak-Nya, tanpa gerakmu, yang ada hanya kehendak-Nya.nah, inilah keadaan fana ( peluruhan ) dan dengannya itulah “manunggal” dengan Tuhan.”Bersatu” dengan Allah tentu tak sama dengan bersatu dengan ciptaan-Nya.Bukan Ia telah menyatakan:”&lt;i style=""&gt;Tak ada sesuatu pun yang serupa dengan-Nya, dan Dialah Yang Mahamendengar lagi Mahamelihat.” ( QS 42 :11)&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Allah tak terpadani oleh semua ciptaan-Nya.”Bersatu” dengan-Nya lazim dikenal oleh mereka yang mengalami kebersatuan ini.Pengalaman mereka berlainan, dan khusus bagi mereka sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Pada diri setiap Rasul, Nabi dan wali Allah, terdapat suatu Rahasia yang tak dapat diketahui oleh orang lain.Sering terjadi, seorang murid menyimpan suatu rahasia yang tak diceritakannya kepada sang syaikh, dan sebaliknya sang syaikh kadang merahasiakan sesuatu yang tak diketahui si murid, kendati mungkin suluk si murid sudah mendekati ambang pintu maqam sang syaikh sendiri.Apabila sang murid meraih maqam nurani sang syaikh, ia terpisahkan dari syaikh-nya, dan Allahlah yang menjadi pembimbingnya.Allah memutuskan hubungannya dengan ciptaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Dengan demikian, sang syaikh menjadi bagai seorang inang pengasuh yang berhenti menyusui sang bayi setelah dua tahun.Tiada lagi baginya hubungan dengan ciptaan, setelah lenyapnya kedirian.Sang syaikh diperlukan, selama si murid masih terbelengu kedirian, yang mesti dihancurkan.Tapi begitu kelemahan manusiawi ini musnah, maka pada dirinya tak ada lagi noda dan kerusakan, dan ia tak lagi membutuhkan sang syaikh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Jadi bila sudah”bersatu “dengan Allah sebagaimana digambarkan diats, kau bersih dari segala selain Allah.Tak kau lihat lagi sesuatu pun keculi Allah, dikala suka maupun duka, ketakutan maupun berharap, kau hanya menjumpai Dia, Allah SWt, yang patut kau takuti, yang layak kau mintai perlindungan-Nya.Nah, perhatikan senantiasa kehendak-Nya, dambakanlah perintah-Nya, dan patuhlah selallu kepada-Nya, baik&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;didunia maupun di akhirat.Jangan biarkan hatimu tertampat pada salah satu ciptaan-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Pandanglah semua ciptaan bagai orang yang ditahan oleh raja sebuah kerajaan besar, lalu sang raja merantai leher dan kedua lengannya, menyalibkannya pada sebatang pohon pinus yang berada di tebing sunagi berarus deras, bergelombang dan amat dalam.Sementara itu sang raja duduk diatas singgasana yang tinggi, bersenjatakan lembing, panah, dan berbagai senjata bidik.Lalu mulailah sang raja mengaahkan dan membidikkan salah satu senjata bidiknya kepada si tawanan.Dapatkah kita hargai orang yang melihat ini semua, dan memalingkan penglihatannya dari sang raja, sama sekali tak takut kepad zraja itu, tak berharap kepadanya, tak iba kepada tawanan itu dan tak memohon ampunan untuknya?Bukankah, menurut pertimbangan akal sehat, oang semacam ini tergolong tolol, gila, tak berbudi, dan tak manusiawi?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Nah, berlinfdunglah kepada Allah dari kebutaan hati, sesudah memiliki bashirah,&lt;sup&gt;1&lt;/sup&gt;) dari keterpisahan sesudah”bersatu”, dari keterasingan sesudah keakraban, dari ketersesatan sesudah memperoleh petunjuk, dan dari kekufuran sesudah beriman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Dunia ini bak sungai besar berarus deras.Setiap hari airnya bertambah, dan itulah perumpamaan nafsu hewani manusiadan segala kesenangan duniawi.Sedang anak panah dan berbagai senjata bidik, melambangkan ujian hidup manusia.Jelaslah, unsur-unsur yang menguasai kehidupan manusia yaitu berbagai cobaan hidup, musibah, penderiataan, dan semua upaya mengatsinya.Bahkan semua karunia dan nikmat yang diterimanya, dibayang-bayangi oleh kehidupan akhirat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Oleh karena itu, bila seorang cerdik – cendikia sudi menyigi masalah ini terus – menerus, maka ia aka memperoleh pengetahuan tentang hakikat, bahwa tak ada kehidupan sejati kecuali kehidupan akhirat.Rasululah saw.bersabda:”&lt;i style=""&gt;Tak ada kehidupan selain kehidupan di akhirat.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Ihwal semacam ini benar-benar terbukti bagi seorang Mukmin, sesuai dengan sabda Nabi saw:”Dunia ini adalah penjara bagi seorang mukmin dan surga bagi seorang kafir.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Beliau juga bersabda:”Orang saleh terkekang.”Bagaimana isa hidup enak didunia ini, bila diingat hal ini?sesungguhnya, kenyamanan hakiki terletak pada hubungan sempurna dengan Allah SWT, penyerahan diri sepenuhnya kepada-Nya.Bila kau lakukan hal ini, niscaya kau terbebas dari dunia ini dan kepadamu dilimpahkan rahmat, kebahagiaan, kebajikan, kesejahteraan, dan keridhaan-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2123953935715607969-315947630485395876?l=hidayat-kaleng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/feeds/315947630485395876/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2123953935715607969&amp;postID=315947630485395876&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/315947630485395876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/315947630485395876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/2007/06/manunggaling-gusti.html' title='Manunggaling Gusti'/><author><name>Kaleng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11578605106166957513</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2123953935715607969.post-4189084868225692412</id><published>2007-06-15T03:29:00.000-07:00</published><updated>2007-06-15T03:44:16.105-07:00</updated><title type='text'>Maknai dirimu</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;Kadang kita merasa Allah tidak adil kepada kita, Allah tak lagi sayang kepada kita tat kala datang kepada kita sebuah permasalahan atau pun musibah.Betapa aneh kita marah kepada Tuhan kita, menyalahkan-Nya dan menganggap-Nya, Yang Mahakuasa lagi Mahaagung, tak adil, menahan rejeki, tak menjauhkan musibah.Tidakkah kau tahu bahwa setiap kejadian ada waktunya, dan setiap musibah ada akhirnnnya?Keduanya tak bisa dimajukan atau ditunda.Masa-masa musibah tak berubah, sehingga datang kebahagiaan.Masa-masa kesulitan tak berubah, sehingga datang kemudahan.Berlaku paling baiklah,diamlah senantiasa, bersabar, berpasrah dan ridhalah kepada Tuhanmu.Bertobatlah kepada Allah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Dihadapan Allah tiada tempat untuk menuntut atau membalas dendam seseorang tanpa dosa dorongan nafsu, sebagaiman yang terjadi dalam hubungan antar hamba-Nya.Ia, Yang Mahakuasa lagi Mahaagung, sepenuhnya esa.Ia menciptakan hal-hal dan menciptakan manfaat dan mudharat.Maka, ia mengetahui awal, akhir dan akibat mereka.Ia Yang Mahakuasa lagi Mahaagung, bijak dalam bertindak dan tiada tak keselarasan dalam tindakan-Nya.Ia tak menciptakan sesuatupun tanpa arti dan main-main.Adalah tak layak menisbahkan kecacatan atau kesalahan kepada tidakan-Nya.Lebih baik menunggu kemudahan, jika kau merasakan kepudaran kepatuhanmu terhadap-Nya, hingga tibanya takdir-Nya, sebagaimana datangnnya musim panas setelah berlalunya musim dingin, dan sssebagaimana datangnya siang setelah berlalunya malam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Nah, jika kau memohon tibanyam cahaya siang selama kian memekatnya malam, maka permohonanmu sia-sia, tapi kepekatan malam kian memuncak hingga mendekati fajar, siang datang dengan kecerahannya, entah kamu kehendaki atau tidak.Jika kau kehendaki kembalinya malam pada saat itu, maka doamu tak dikabulkan.Sebab kau telah meminta sesuatu yang tak layak.Kau akan dibiarkan meratap, lunglai, jemu dan enggan.Tinggalkanlah semua ini, senantiasa beriman dan patuhlah kepada Tuhanmudan bersabarlah.Maka, segala milikmu takkan lari darimu, dan segala yang bukan milikmu takkan kau peroleh.Demi imanku, begitulah, mohonlah pertolongan kepada Allah, dengan mematuhi-Nya.”&lt;i style=""&gt;Mohonlah kepada-Ku, maka akan Kuterima permohonanmu.”(QS 40:60 ).”Mintalah kepada Allah karunia-karunia-Nya.”( QS 4:32).&lt;/i&gt;Mohonlah kepada-Nya, maka Ia akan menerima permohonanmu pada saatnya, bila dikehendaki-Nya, dan bila hal itu bermanfaat bagimu dalam kehidupan duniawimu dan akhirat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Jangan salahkan Ia bila menangguhkan penerimaan doamu.Jangan jemu berdoa.Sebab, sesungguhya jika kau tak memperoleh, kau juga tak rugi.Jika Ia tak segera menerima doamu di kehidupan duniawimu ini, maka Ia akan menyisihkan bagimu pahala di kehidupan kelak.Nabi bersabda bahwa pada Hari Kebbangkitan hamba-hamba Allah akan mendapati dalam kitab amalannya amal-amal yang tak dikenalinya.Lalu, kepadanya dikatakan bahwa itu adalah balasan bagi doa-doanya dikehidupan duniawinya yang tak dikabulkan.Maka dari itu, ingatlah selalu Tuhanmu, esakanlah Ia selalu dalam memohon sesuatu dari-Nya.Jangan memohon kepada selain-Nya.Jangan katakan kebutuhanmu kepada selain_nya.Maka, setiap saat, baik makan siang maupun malam, sehat atau sakit, suka atau duka, kau berada dalam keadaan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Tak meminta, ridha dan pasrah kepada kehendak-Nya, seprti jasad mati dihadapan orang yang memandikannya, atau seperti bayi ditangan perawat, atau seperti bola polo di depan pemain polo, yang menggulirkannya dengan tongkat polonya.Dan Allah berbuat sekehendk-Nya.Bila hal itu adalah rahmat, rsa syukur dan puji-puji meluncur darimu, dan limpahan rahmat datang dari-Nya, Yang Mahakuasa lagi Mahaagung, sebagaimana firman-Nya:”Sesungguhya jika kau bersyukur, tentu akan Kuberikan kepadamu lebih banyak lagi”(QS 14:7 )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Tapi jika hal itu adalah musibah, maka kesabaran dan kepatuhan meluncur darimu dengan pertolongan kekuatan yang dianugerahkan oleh-Nya, keteguhan hati, pertolongan rahmat dan kasih sayang dari-Nya, sebagimana firman-Nya, Yang Mahakuasa lagi mahaagung:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;“Sesungguhnya Allah bersama orang yang sabar.”( QS 2:153)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;“Jika kau menolong Allah, maka Ia akan menolongmu dan meneguhkan pijakanmu.”(QS 47 :7 )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Bila kau telah membantu ( jalan ) Allah, dengan menentang hawa nafsumu, tak menyalahkan-Nya, menghindari ketaksenangan dirimu terhadap kehendak-Nya, menjadi musuh diri demi Allah, siap menyerangnya dengan pedang bila ia bergerak dengan kekafiran dan kesyirikannya, menebas kepalanya dengan kesabaran dan keselarasanmu dengan Tuhanmu, dengan keridhaan terhadap kehendak dan janji-Nya, - jika kau berlalu demikian, maka Allah akan menjadi penolongmu.menegnai rahmat dan kasih sayang Ia berfirman:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;“&lt;i style=""&gt;Berilah kabar baik kepada orang-orang yang sabar, mereka, yang bila ditimpa musibah, berkata:Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya kami kembali.Mereka adalah yang dikaruniai rahmat dan kasih – sayang Tuhan mereka, dan mereka adalah pengikut-pengikut jalan kebenaran.”( QS 2:156-157 ).&lt;/i&gt;Atau&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Memohon kepada Allah dengan kerendah-dirian dengan mengagungkan-Nya, dan patuh kepada perintah-perintah-Nya.Ya, berdoalah kepada Allah, hal itu adalah layak, seab Ia sendirilah yang memerintahkanmu untuk memohon kepad-Nya, berpaling kepada-Nya, telah membuat hal itu sebagai sarana kesenangmu, semacam utusan darimu kepada-Nya, sarana penghubung dengan-Nya, dan sarana pendekatan kepada-Nya, asalkan, tentu saja, kau tak menyalahkan-Nya, marah kepada-Nya, karean ditangguhkan-Nya penerimaan doamu.Nah, perhatikanlah perbedaan antara dua keadaan ini.Jangan berada di luar keduanya, sebab tiada keadaan selain keduanya.Berhati-hatilah agar kau tak berbuat aniaya, yang melanggar batas.Sehingga Ia akan membinasakanmu dan Ia takkan memeprhatikanmu, sebagaimana dibinasakan-Nya orang –orang yang telah berlalu didunia ini, dengan menambah bencana-bencana-Nya, dan di akhirat, dengan siksa yang amat pedih.Mahabesar Allah!Wahai yang tahu keadaanku!Kepada-Mulah aku beriman&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2123953935715607969-4189084868225692412?l=hidayat-kaleng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/feeds/4189084868225692412/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2123953935715607969&amp;postID=4189084868225692412&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/4189084868225692412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/4189084868225692412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/2007/06/maknai-dirimu.html' title='Maknai dirimu'/><author><name>Kaleng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11578605106166957513</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2123953935715607969.post-6691525108506263316</id><published>2007-06-07T20:57:00.000-07:00</published><updated>2007-06-07T21:02:11.071-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#003333;"&gt;Kabut Hitam&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Misterimu selalu datang&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Disela sela tarikan nafasku&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Detik yang berlalu tak mampu mengantarku&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Menemukan secuil kata kunci&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tuk menemukan dirimu&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Semakin tajam pikirku berontak dan memcari tahu&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Semakin hilang akal sehaat pikirku&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kesendirian juga tak mampu membantuku&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Keramaian justru semakin menggangu&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dimanakah aku????&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Harus berarah menempuh cahaya&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Penerang kegelapan yang melanda qolbu&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Qolbu yang senantiasa mengebu &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Oleh polusi polusi dunia baru&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bayang kebahagiaan terpaku &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kukejar dan ku dapat &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Namun ia hilang bersama derai licinnya waktu.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;i&gt;By.Gundul me2t Perwiro&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;br/&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;br/&gt;&lt;/i&gt;&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Teman&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br/&gt;Aku ingin berteman&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dengan gelapnya malam&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Agar aku tak tersesat di gelap kehidupan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Aku ingin berteman&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dengan panas api&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Agar aku tak terbakar oleh panas mentari&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Aku ingin berteman&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dengan ganasnya ombak lautan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Agar aku tak jauh terbawah arus kehidupan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Aku ingin berteman&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dengan terpaan angin gurun pasir&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Agar aku tak limbung ganasnya persaingan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Aku ingin berteman&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dengan jahatnya kejahatan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Agar tak kutemukan kejahatan kehidupan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Aku ingin berteman&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dengan kebenciannya kebencian&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Agar tak kutemukan kebencian kehidupan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Aku tak hanya ingin berteman, dengan kecantikan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Aku tak hanya ingin berteman, dengan keindahan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Karena aku juga takut terbawa arus keindahan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;yang menyesatkanku dari pencarian kesejatian.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br/&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;br/&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;i&gt;                                                                      By.Gundul me2t Perwiro&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2123953935715607969-6691525108506263316?l=hidayat-kaleng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/feeds/6691525108506263316/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2123953935715607969&amp;postID=6691525108506263316&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/6691525108506263316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/6691525108506263316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/2007/06/kabut-hitam-misterimu-selalu-datang.html' title=''/><author><name>Kaleng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11578605106166957513</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2123953935715607969.post-4713683387324856174</id><published>2007-06-05T05:33:00.000-07:00</published><updated>2007-06-05T05:34:36.414-07:00</updated><title type='text'>Sajak Sebatang Lisbon</title><content type='html'>menghisap sebatang lisongmelihat Indonesia Rayamendengar 130 juta rakyatdan di langitdua tiga cukung mengangkangberak di atas kepala mereka&lt;br /&gt;matahari terbitfajar tibadan aku melihat delapan juta kanak - kanaktanpa pendidikan&lt;br /&gt;aku bertanyatetapi pertanyaan - pertanyaankumembentur meja kekuasaan yang macetdan papantulis - papantulis para pendidikyang terlepas dari persoalan kehidupan&lt;br /&gt;delapan juta kanak - kanakmenghadapi satu jalan panjangtanpa pilihantanpa pepohonantanpa dangau persinggahantanpa ada bayangan ujungnya……………………..&lt;br /&gt;menghisap udarayang disemprot deodorantaku melihat sarjana - sarjana menganggurberpeluh di jalan rayaaku melihat wanita buntingantri uang pensiunan&lt;br /&gt;dan di langitpara teknokrat berkata :&lt;br /&gt;bahwa bangsa kita adalah malasbahwa bangsa mesti dibangunmesti di up-gradedisesuaikan dengan teknologi yang diimpor&lt;br /&gt;gunung - gunung menjulanglangit pesta warna di dalam senjakaladan aku melihatprotes - protes yang terpendamterhimpit di bawah tilam&lt;br /&gt;aku bertanyatetapi pertanyaankumembentur jidat penyair - penyair salonyang bersajak tentang anggur dan rembulansementara ketidak adilan terjadi disampingnyadan delapan juta kanak - kanak tanpa pendidikantermangu - mangu di kaki dewi kesenian&lt;br /&gt;bunga - bunga bangsa tahun depanberkunang - kunang pandang matanyadi bawah iklan berlampu neonberjuta - juta harapan ibu dan bapakmenjadi gemalau suara yang kacaumenjadi karang di bawah muka samodra……………………………&lt;br /&gt;kita mesti berhenti membeli rumus - rumus asingdiktat - diktat hanya boleh memberi metodetetapi kita sendiri mesti merumuskan keadaankita mesti keluar ke jalan rayakeluar ke desa - desamencatat sendiri semua gejaladan menghayati persoalan yang nyata&lt;br /&gt;inilah sajakkupamplet masa daruratapakah artinya kesenianbila terpisah dari derita lingkunganapakah artinya berpikirbila terpisah dari masalah kehidupan&lt;br /&gt;RENDRA( itb bandung - 19 agustus 1978 )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2123953935715607969-4713683387324856174?l=hidayat-kaleng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/feeds/4713683387324856174/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2123953935715607969&amp;postID=4713683387324856174&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/4713683387324856174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/4713683387324856174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/2007/06/sajak-sebatang-lisbon.html' title='Sajak Sebatang Lisbon'/><author><name>Kaleng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11578605106166957513</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2123953935715607969.post-5807739339942633082</id><published>2007-06-05T05:22:00.000-07:00</published><updated>2007-06-05T05:29:25.094-07:00</updated><title type='text'>Dua Keinginan</title><content type='html'>Di keheningan malam, Sang Maut turun atas hadrat Tuhan menuju ke bumi. Ia terbang melayang-layang di atas sebuah kota dan mengamati seluruh penghuni dengan tatapan matanya. Ia menyaksikan jiwa-jiwa yang melayang-layang dengan sayap-sayap mereka, dan orang-orang yang terlena di dalam kekuasaan Sang Lelap.&lt;br /&gt;Ketika rembulan tersungkur di kaki langit, dan kota itu berubah warna menjadi hitam kepekatan, Sang Maut berjalan dengan langkah tenang di celah-celah kediaman - berhati-hati tidak menyentuh apa-apa pun - sehingga tiba di sebuah istana. Ia masuk melalui pagar besi berpaku tanpa sebarang halangan dan berdiri di sisi sebuah ranjang , dan tika ia? menyentuh dahi? si lena, lelaki itu membuka kelopak matanya dan memandang dengan penuh ketakutan.&lt;br /&gt;Melihat bayangan Sang Maut di hadapannya, dia menjerit dengan suara ketakutan bercampur aduk kemarahan, “Pergilah kau dariku, mimpi yang mengerikan! Pergilah engkau makhluk jahat! Siapakah engkau ini? Dan bagaimana mungkin kau memasuki istana ini? Apa yang kau inginkan? Tinggalkan rumah ini dengan segera! Ingatlah, akulah tuan rumah ini. Nyahlah kau, kalau tidak, kupanggil para hamba suruhanku dan para pengawalku? untuk mencincangmu menjadi kepingan!”&lt;br /&gt;Kemudian Maut berkata dengan suara lembut, tapi sangat menakutkan, “Akulah kematian, berdiri dan tunduklah padaku.”&lt;br /&gt;Dan si lelaki? itu menjawab, “Apa yang kau inginkan dariku sekarang, dan benda apa yang kau cari? Kenapa kau datang ketika urusanku belum selesai? Apa yang kau inginkan dari orang kaya berkuasa seperti aku? Pergilah sana, carilah orang-orang yang lemah, dan ambillah dia! Aku ngeri melihat taring-taringmu yang berdarah dan wajahmu yang bengis, dan mataku sakit menatap sayap-sayapmu yang menjijikkan dan tubuhmu yang meloyakan.”&lt;br /&gt;Namun selepas tersedar, dia menambah dengan ketakutan, “Tidak, tidak, Maut yang pengampun, jangan pedulikan apa yang telah kukatakan, kerana rasa takut membuat diriku mengucapkan kata-kata yang sesungguhnya terlarang. Maka ambillah longgokan emasku semahumu atau nyawa salah seorang dari hamba-hambaku, dan tinggalkanlah diriku… Aku masih mempunyai urusan kehidupan yang belum selesai dan berhutang emas dengan orang. Di atas laut aku memiliki kapal yang belum kembali ke pelabuhan, permintaanku..jangan ambil nyawaku… Ambillah olehmu barang yang kau inginkan dan tinggalkanlah daku. Aku punya perempuan simpanan yang? luarbiasa cantiknya untuk kau pilih, Kematian. Dengarlah lagi : Aku punya seorang putera tunggal yang kusayangi, dialah sumber kegembiraan hidupku. Kutawarkan dia juga sebagai galang ganti, tapi nyawaku jangan kau cabut dan tinggalkan diriku sendirian.”&lt;br /&gt;Sang Maut itu mengeruh,”Engkau tidak kaya tapi orang miskin yang tak sedar diri.”? Kemudian Maut mengambil tangan orang hina itu, mencabut nyawanya, dan memberikannya kepada para malaikat di langit untuk menghukumnya.&lt;br /&gt;Dan Maut berjalan perlahan di antara setinggan orang-orang miskin hingga ia mencapai rumah paling daif yang ia temukan. Ia masuk dan mendekati ranjang di mana tidur seorang pemuda dengan kelelapan yang damai. Maut menyentuh matanya, anak muda itu pun terjaga. Dan ketika melihat Sang Maut berdiri di sampingnya, ia berkata dengan suara penuh cinta dan harapan, “Aku di sini, wahai Sang Maut yang cantik. Sambutlah rohku, kerana kaulah harapan impianku. Peluklah diriku, kekasih jiwaku, kerana kau sangat penyayang dan tak kan meninggalkan diriku di sini. Kaulah utusan Ilahi, kaulah tangan kanan kebenaran. Bawalah daku pada Ilahi. Jangan tinggalkan daku di sini.”&lt;br /&gt;“Aku telah memanggil dan merayumu berulang kali, namun kau tak jua datang. Tapi kini kau telah mendengar suaraku, kerana itu jangan kecewakan cintaku dengan menjauhi diri. Peluklah rohku, Sang Maut yang dikasihi.”&lt;br /&gt;Kemudian Sang Maut meletakkan jari-jari lembutnya ke atas bibir yang bergetar itu, mencabut nyawanya, dan menaruh roh itu di bawah perlindungan sayap-sayapnya.&lt;br /&gt;Ketika ia naik kembali ke langit, Maut menoleh ke belakang — ke dunia - dan dalam bisikan amaran ia berkata, “Hanya mereka? di dunia yang? mencari Keabadianlah yang sampai ke Keabadian itu.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2123953935715607969-5807739339942633082?l=hidayat-kaleng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/feeds/5807739339942633082/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2123953935715607969&amp;postID=5807739339942633082&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/5807739339942633082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/5807739339942633082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/2007/06/dua-keinginan.html' title='Dua Keinginan'/><author><name>Kaleng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11578605106166957513</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2123953935715607969.post-7459602225241856567</id><published>2007-05-24T21:06:00.000-07:00</published><updated>2007-05-24T21:07:12.245-07:00</updated><title type='text'>Puisi Rendra</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;"&gt;Sajak Orang Lapar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kelaparan adalah burung gagak&lt;br /&gt;yang licik dan hitam&lt;br /&gt;jutaan burung-burung gagak&lt;br /&gt;bagai awan yang hitam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o Allah !&lt;br /&gt;burung gagak menakutkan&lt;br /&gt;dan kelaparan adalah burung gagak&lt;br /&gt;selalu menakutkan&lt;br /&gt;kelaparan adalah pemberontakan&lt;br /&gt;adalah penggerak gaib&lt;br /&gt;dari pisau-pisau pembunuhan&lt;br /&gt;yang diayunkan oleh tangan-tangan orang miskin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kelaparan adalah batu-batu karang&lt;br /&gt;di bawah wajah laut yang tidur&lt;br /&gt;adalah mata air penipuan&lt;br /&gt;adalah pengkhianatan kehormatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seorang pemuda yang gagah akan menangis tersedu&lt;br /&gt;melihat bagaimana tangannya sendiri&lt;br /&gt;meletakkan kehormatannya di tanah&lt;br /&gt;karena kelaparan&lt;br /&gt;kelaparan adalah iblis&lt;br /&gt;kelaparan adalah iblis yang menawarkan kediktatoran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o Allah !&lt;br /&gt;kelaparan adalah tangan-tangan hitam&lt;br /&gt;yang memasukkan segenggam tawas&lt;br /&gt;ke dalam perut para miskin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o Allah !&lt;br /&gt;kami berlutut&lt;br /&gt;mata kami adalah mata Mu&lt;br /&gt;ini juga mulut Mu&lt;br /&gt;ini juga hati Mu&lt;br /&gt;dan ini juga perut Mu&lt;br /&gt;perut Mu lapar, ya Allah&lt;br /&gt;perut Mu menggenggam tawas&lt;br /&gt;dan pecahan-pecahan gelas kaca&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o Allah !&lt;br /&gt;betapa indahnya sepiring nasi panas&lt;br /&gt;semangkuk sop dan segelas kopi hitam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o Allah !&lt;br /&gt;kelaparan adalah burung gagak&lt;br /&gt;jutaan burung gagak&lt;br /&gt;bagai awan yang hitam&lt;br /&gt;menghalang pandangku&lt;br /&gt;ke sorga Mu&lt;br /&gt;o Allah !&lt;br /&gt;kelaparan adalah burung gagak&lt;br /&gt;jutaan burung gagak&lt;br /&gt;bagai awan yang hitam&lt;br /&gt;menghalang pandangku&lt;br /&gt;ke sorga Mu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2123953935715607969-7459602225241856567?l=hidayat-kaleng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/feeds/7459602225241856567/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2123953935715607969&amp;postID=7459602225241856567&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/7459602225241856567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/7459602225241856567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/2007/05/puisi-rendra.html' title='Puisi Rendra'/><author><name>Kaleng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11578605106166957513</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2123953935715607969.post-238632214321399783</id><published>2007-05-24T20:54:00.000-07:00</published><updated>2007-05-24T20:58:13.899-07:00</updated><title type='text'>Puisi Dian Hartati</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: courier new;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;Pesona Waktu&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;tidakkah Adam membacai waktu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt; menempa setiap kesabaran bersama Hawa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt; mencari jejak kehidupan karena surga ditinggalkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt; tidakkah diri mendera setiap luka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt; karena keluh kesah ada di semak dahaga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt; mendulang pesona karena waktu memamah masa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt; di kejauhan kau menangkap seberkas cahaya kunang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt; ada harap tercipta bias masa depan mencercah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt; tak bosan kau mendulang waktu merajai hari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt; di selisik duriduri kehidupan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt; kau masih menjelajah ketidakpastian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt; merapalkan doa karena hari menggenapkan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt; episode kehidupan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt; waktu pun menjadi petilasan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt; yang dikenang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;                              SudutBumi, 2005 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          &lt;span style="font-weight: bold; font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 0, 153);"&gt; Menunggu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;di sini aku terduduk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt; menanti kedatangan seorang perempuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt; menyaksikan subuh berubah terang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt; hanya ditemani gemericik air parit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt; pantulan bola basket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt; pejalanpejalan yang sabar melawan dingin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt; ada harap yang aku bangun &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt; serupa kehangatan jiwa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt; "perempuanku, cepatlah datang "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;                              SudutBumi, 2005 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           &lt;span style="font-weight: bold; font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 0, 153);font-size:130%;" &gt;Katamu Diri ini Selalu&lt;br /&gt;               Menghujat Sepi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;hati ini telah kau tawan dalam &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; genggaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; menakdirkan lipat pisau ada di &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; hadapan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; torehan luka di kulah milik seorang sipir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; rusuk telah panas karena sendi koyak di ruang duka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; melenakan setiap gerak peristaltik dalam tubuh gelisah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; membuyarkan inspirasi pejalan tak tahu arah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; batas antara berani dan teriakan hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; tegalan tak lelah melahirkan tetumbuh aneh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; selalu dengan kelakar itu kau hilang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; mematuki setiap iringan pulang yang tak jelas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; pada pagi sepi berpenghujung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; serapah abadi siang petaka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; katamu, diri ini selalu menghujat sepi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                              SudutBumi, 2005&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      &lt;span style="font-weight: bold; font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 0, 153);"&gt;Sejatinya Abu pada Udara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;kerumunan mengantar kau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt; sibak waktu lawas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt; menebarkan wangi khas dada bidang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt; tangguh punggung menjerat masa &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt; inilah kisah yang terbang &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt; hilang terbawa angin kenangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt; bungkilbungkil disempurnakan waktu jalang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt; tetap dalam pencarian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt; aku temukan kau menyublim&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt; jadi udara malam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt; gutasi kering di kulit ari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt; dan kini tubuhku menjelma abu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt; sisa pembakaran di padangpadang sabana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt; meruap &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt; mengkristalkan garam kehidupan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt; sejatinya abu pada udara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;                              Sudut Bumi, 2005&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Biodata Penulis:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Dian Hartati lahir di Bandung, 13 Desember 1983. Tinggal di Bojong Kacor No. 16 RT. 02 RW. 12 Bandung 40191. Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia FPBS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Karyanya dimuat di Radar Bandung, buletin kampus Suara Indonesia, Priangan (media luar biasa), Pikiran Rakyat, Suara Karya, majalah sastra dan budaya Aksara, Minggu Pagi, majalah sastra Horison, Bali Post, Lampung Post, Bangka Pos, Suara Pembaruan, Media Indonesia, Suara Merdeka, dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Puisinya pernah dibukukan dalam antologi bersama Dian Sastro for President, kumpulan puisi penyair bali-jawa barat (buku pop, 2005), Ode Kampung (Rumah Dunia, 2006), Anthologi Empati Yogya (Pustaka Jamil, 2006). Kumpulan puisi tunggalnya berjudul Nyalindung, sementara Cerpen-cerpennya terhimpun dalam antologi La Runduma (CWI-Menpora, 2005).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2123953935715607969-238632214321399783?l=hidayat-kaleng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/feeds/238632214321399783/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2123953935715607969&amp;postID=238632214321399783&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/238632214321399783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/238632214321399783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/2007/05/puisi-dian-hartati.html' title='Puisi Dian Hartati'/><author><name>Kaleng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11578605106166957513</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2123953935715607969.post-3300893688103246801</id><published>2007-05-22T23:15:00.000-07:00</published><updated>2007-05-22T23:20:47.558-07:00</updated><title type='text'>Bergerak Maju Mengapai Impian</title><content type='html'>Siapa sih yang yang tak ingin memiliki kehidupan yang lebih baik dari saat ini? Setiap orang pasti ingin memperbaiki kehidupannya : mencapai sesuatu, memulai hal yang baru, menemukan ketenangan. Sepanjang kehidupan kita, proses semacam ini akan terus berlanjut. Semua orang memiliki langkah berikut untuk diambil, dan setiap orang pasti memiliki kesulitan untuk menyelesaikannya. Pada dasarnya, kita semua menggunakan waktu untuk membuat alasan dan menghindari melangkah ke depan. &lt;p&gt;Berhenti di satu tempat memang benar-benar menyakitkan. Sebenarnya keinginanan untuk mengubah kebiasaan dan memperbaiki kehidupan seharusnya datang dari jiwa Anda. Saat Anda tidak bergerak untuk mencapai tujuan, Anda malah membatasi ungkapan jiwa Anda. Mengalami frustasi yang menumpuk dari waktu ke waktu karena tidak berfungsinya pola sabotase diri yang mewakili masalah tersebut. Berikut kami sampaikan panduan untuk menumbuhkan kesadaran sehingga Anda dapat bebas dan bergerak maju dalam kehidupan dengan lebih efektif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. &lt;b&gt;Singkirkan Rasa Takut Dipermalukan&lt;/b&gt;. Kebanyakan orang mengontrol diri lantaran merasa takut dipermalukan. Kita seringkali berpikir tentang apa yang dikatakan orang lain jika melihat kekurangan kita? Sebenarnya, dengan mengenali hal ini Anda dapat menemukan tempat sejati dari kontrol dalam diri Anda sendiri. Melihat keluar dari diri kita hanya untuk mendapat persetujuan, penerimaan dan cinta, merupakan jebakan ego belaka. Rasa takut dipermalukan oleh feedback luar sebenarnya hanya berdasar pada kebanggaan diri. Saat kita sudah tak lagi melihat diri kita dari kaca mata orang lain, saat kita tal lagi ingin semata-mata mendapat persetujuan dan penegasan, pada akhirnya kita akan dapat menemukan sumber sejati dari keberadaan kita. Penemuan inilah akan membawa kita ke tempat terdalam dari kejujuran dan kerendahan hati yang ada di dalam diri. Dengan cara ini kita dapat menenali jiwa sejati dari diri sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. &lt;b&gt;Untuk Apa Anda Hidup?&lt;/b&gt; - Anda mungkin membayangkan banyak hal indah dalam kehidupan ini yang datang dalam waktu sekejap. Jika benar demikian, Anda hidup dalam dunia fantasi! Di planet ini, hasil datang dari perpaduan antara visi dan tindakan, yang dilakukan selangkah demi selangkah. Terlepas menunggu kesempatan yang sempurna, pertanyakan pada diri sendiri 'Apa yang aku telah lakukan selama ini?" Cukup sudah menenangkan diri sendiri dengan harapan kosong dan janji tak pasti. Anda perlu mulai bertindak untuk mewujudkan apa yang Anda impikan. Jika tidak, harapan-harapan kosong itu malah akan membuat diri Anda frustasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. &lt;b&gt;Bimbingan Yang Berlebihan&lt;/b&gt; - Bimbingan berlebih terjadi lantaran terlalu banyak meminta batuan pada orang lain tapi tak pernah bertindak untuk mulai melaksanakannya. Menganalisa tiap-tiap bimbingan, serta menunggu dan terus menunggu bantuan yang lain, dimana akhirnya malah jadi perangkap, yang justru membuat Anda tak segera bergerak untuk mengambil langkah. Bimbingan yang berlebihan ini juga jadi indikasi membiarkan orang lain mengambil tanggungjawab untuk Anda. Seharusnya Anda bergerak maju ke arah yang Anda inginkan dengan dorongan diri sendirig. Untuk melepaskan diri dari bimbingan yang berlebihan ini, Anda perlu kembali ke tempat dimana Anda memulai langkah pertama. Saat rasa takut timbul, terima saja! Pada dasarnya, kekuatan terbesar kita terletak pada pilihan kita dalam menghadapi rasa takut, menghadapai atau menghindarinya. &lt;/p&gt; 4. &lt;b&gt;Temukan Dukungan Yang Tepat Dalam Setiap Tahap Pertumbuhan&lt;/b&gt;. Kesuksesan pribadi tergantung pada bagaimana ketetapan hati Anda untuk menemukan kebutuhan belajar membuat irama dan lalu mendukungnya dengan koreksi dan feedback yang tepat. Kapanpun Anda butuh kemampuan baru, dengarkan kebutuhan dalam hati Anda dan temukan dukungan dari sekeliling dan diri Anda sendiri untuk mendapatkan sukses.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2123953935715607969-3300893688103246801?l=hidayat-kaleng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/feeds/3300893688103246801/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2123953935715607969&amp;postID=3300893688103246801&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/3300893688103246801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/3300893688103246801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/2007/05/bergerak-maju-mengapai-impian.html' title='Bergerak Maju Mengapai Impian'/><author><name>Kaleng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11578605106166957513</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2123953935715607969.post-929621079278183392</id><published>2007-05-14T18:19:00.000-07:00</published><updated>2007-05-14T18:27:41.965-07:00</updated><title type='text'>Manajemen Waktu, Kunci Utama Mencapai Sukses</title><content type='html'>Betapa seringnya kita mendengar pepatah yang mengatakan 'Waktu Adalah Uang. Tapi sebenarnya berapa banyak diantara kita yang benar-benar dapat memanfaatkan waktu yang kita miliki dengan sebaik-baiknya? Sebenarnya, jika Anda ingin mengatur kehidupan Anda dan membuatnya menyenangkan, sebagai permulaan yang Anda butuhkan adalah mengatur waktu Anda. Tak perlu dipertanyakan lagi, pengaturan waktu yang efektif merupakan hal mendasar untuk lingkup berbagai wilayah kehidupan. Pada kenyataannya, seringkali terdapat perbedaan antara pencapai kehidupan sejati dan orang-orang yang, meski sibuk, tak pernah sampai pada titik dimanapun.&lt;p&gt;Tak mengejutkan kalau dalam seluruhan industri pengaturan waktu jadi sebuah kebutuhan. Tapi jika Anda meninjau lebih dalam, Anda akan dapat melihat bahwa sebenarnya pengaturan waktu tak jauh beda dengan manajeman diri. Karena pada kenyataanya, Anda tak dapat mengatur waktu, tapi Anda dapat mengatur diri sendiri dan apa yang Anda lakukan dalam setiap kesempatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebanyakan ahli sepakat bahwa sukses merupakan hasil dari kebiasaan. Oleh sebab itu, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memperlancar bagaimana Anda menggunkan waktu, yakni dimulai dengan kebiasaan Anda (kontrol diri). Dan kebiasaan ini dimulai sebagai pembuatan keputusan secara sadar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekali Anda bisa, seterusnya kebiasaan bagus ini jadi hal alami. Dalam banyak kasus, sukses bukan dihasilkan dari hal yang tak biasa, tapi lebih sebagai hasil dari kemampuan seseorang untuk 'menguasai keduniawian'. Dengan konsisten menampilkan seluruh tugas penting yang belum sempurna, sejalan dengan waktu aktivitas ini akan berubah jadi pencapaian besar.Berikut beberapa aturan sederhana yang dapat diikuti untuk melakukan pengaturan waktu yang lebih baik:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;- Jangan Menangguhkan. Lakukan saat ini juga. Saat orang menunda sesuatu, itu berarti membunuh daya gerak pencapaian pada tujuan saat ini dan menghalangi kesempatan di masa mendatang lantaran waktu yang tersumbat. Cara untuk mencegah penundaan adalah dengan merancang deadline untuk tujuan yang harus dicapai. Menghindari deadline terakhir membawa penundaan yang diatur tujuan sebagai perantara untuk mencapai setingkat demi setingkat menuju tujuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;- Lacak Aktivitas Anda. Memori adalah penuntun yang payah, jika ini berhubungan dengan menetapkan bagaimana Anda melewatkan waktu Anda. Cara terbaik untuk merekam aktivitas Anda sepanjang hari adalah dengan mendata apa yang Anda lakukan. Kebanyakan orang akan menemukan kalau mereka memiliki tiga jam dalam tiap hari yang sebenarnya dapat digunakan untuk hal yang lebih membangun atau tindakan yang efisiean. Kurangi waktu yang Anda gunakan untuk bertelepon, membolak-balik majalah atau &lt;i&gt;surfing&lt;/i&gt; di web yang tak mengahasilkan apapun, dan batasi kegiatan-kegiatan yang tak penting.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;- Berkonsentrasi Pada Hasil. Banyak orang melewatkan waktu mereka sepanjang hari dengan aktivitas yang hiruk-pikuk, tapi hanya sedikit membuahkan hasil. Itu semua terjadi karena mereka tak berkonsentrasi pada hal yang benar. Jangan terkecoh antara bekerja secara efisien dan bekerja secara efektif. Aktivitas dapat memang kadang dapat membebaskan dari tekanan tapi itu tak mencapai tujuan Anda. Dengan lebih berkonsentrasi pada sedikit preoritas 'utama' secara teratur. Anda dapat mencapai lebih banyak hal dalam waktu singkat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;- Ingat Prisip 80/20. 20% kunci aktivitas Anda akan memberi Anda 80% dalam bentuk hasil. Tujuan Anda adalah mengubah ini untuk memastikan kalau Anda berkonsentrasi sebanyak usaha yang mungkin Anda lakukan untuk hasil tertinggi dari tujuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;- Gunakan Waktu Perjalanan Dengan Bijaksana. Sangat mudah untuk mengabaikan waktu yang dilakukan untuk menempuh perjalanan dalam penafsiran manajeman waktu. Pertimbangkan dengan hati-hati apakah ini merupakan waktu yang sesuai dimana Anda dapat juga menggunakannya secara lebih produktif. Sebagai contoh, jika Anda memilih naik bus atau kereta untuk menuju tempat kerja, apakah ini menyediakan kesempatan untuk membuat penggunaan waktu Anda jadi lebih baik? Atau jika Anda nyetir sendiri, apa Anda bisa mendengarkan rekaman pendidikan atau motivasional yang dapat membuat Anda memperbaiki ketrampilan dan lebih produktif?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;- Bangun Rancangan Aksi. Sebuah rencana tindakan merupakan daftar pendek dari tugas yang harus dilengkapi untuk mencapai sebuah tujuan. Ini beda dengan &lt;i&gt;To Do list&lt;/i&gt; dimana fokus utmanya adalah pencapaian tujuan, (dan langkah untuk mencapainya secara spesifik) dari pada hanya membuat tujuan untuk dicapai dalam periode waktu. Kapanpun Anda ingin mencapai sesuatu, buat gambaran gambalng dari rencana tindakan, ini akan memberi Anda kesempatan untuk lebih berkonsentrasi pada tahap pencapaian itu, dan memonitor kemajuannya dalam perwujudan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;- Merespon Dengan Cepat. Sebagai contoh, urus mail Anda begitu Anda menerima surat. Jangan biarkan tagihan dan surat-surat itu membebani Anda. Jika Anda tak bisa membalas sebuah surat saat itu juga, buat file di tempat khusus yang mudah dilihat, dan tuliskan di amplop tindakan yang dibutuhkan serta tanggal dimana Anda dapat menyelesaikannya.Ketika memungkinkan, lakukan tindakan pada hari yang sama saat Anda menerimanya. Jangan biarkan komputer, meja dan pikiran Anda jadi bertumpuk dengan hal yang tak berguna.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;- Bersikap Tegas. Belajarlah berkata tidak pada orang lain. Waktu Anda sangat berharga. Jadi jangan biarkan orang lain menentukan atau memanfaatkan Anda untuk kepentingan rencana mereka. Batasi gangguan sebisa mungkin. Tutup pintu Anda, matikan nada dering telepon atau minta dengan terus terang agar Anda tidak diganggu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;- Jadwalkan Waktu Untuk Bersantai. Saat Anda mengatur waktu dan bisnis Anda, pastikan untuk menyisihkan saat untuk bersantai. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tugas pertama Anda untuk dapat mengatur waktu dengan lebih baik adalah membuat mendaftar seberapa banyak waktu yang Anda buang sia-sia selama sehari, dari sana atur ulang aktivitas Anda untuk melakukan yang lebih maksimal dalam setiap menit. Lebih dari segalanya, berpegangteguhlah pada rencana Anda. Jadwal yang Anda buat hanya dapat terlaksana dengan benar hanya jika Anda keukeh dengan itu. Nah, dengan mengikuti tips ini kami harap Anda akan memiliki lebih banyak ruang untuk melakukan hal-hal yang ingin Anda capai dalam hidup Anda. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2123953935715607969-929621079278183392?l=hidayat-kaleng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/feeds/929621079278183392/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2123953935715607969&amp;postID=929621079278183392&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/929621079278183392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/929621079278183392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/2007/05/manajemen-waktu-kunci-utama-mencapai.html' title='Manajemen Waktu, Kunci Utama Mencapai Sukses'/><author><name>Kaleng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11578605106166957513</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2123953935715607969.post-7514958979589759018</id><published>2007-05-14T18:06:00.000-07:00</published><updated>2007-05-14T18:11:48.109-07:00</updated><title type='text'>Nyanyian Hati</title><content type='html'>Aku senang disini&lt;br /&gt;aku masih sangat senang disini&lt;br /&gt;dan aku tetap senang di sini sampai nanti&lt;br /&gt;tak ada kata akhir bagi hatiku tuk  tak berhenti&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;    berkelana keseluruh ruang jiwa&lt;br /&gt;    menyusur rerimbunan kegelapan hati&lt;br /&gt;    membungbung tinggi dalam langit perasaan&lt;br /&gt;    yang mendung tanpa cahaya&lt;br /&gt;mentari tetap bersinar dari timur&lt;br /&gt;hujan membasahi tanahku tiap enam bulan&lt;br /&gt;padi nyiur melambai dihamparan tanahku&lt;br /&gt;semua telah tergadai&lt;br /&gt;mentari tertutupi bata tinggi menjulang&lt;br /&gt;hujan tak lagi membasahi,seringkali membanjiri&lt;br /&gt;padi nyiur melambai tak lagi disini, di ada di negeri sebelah rumahku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;by.Gundul Me2t Perwiro&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2123953935715607969-7514958979589759018?l=hidayat-kaleng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/feeds/7514958979589759018/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2123953935715607969&amp;postID=7514958979589759018&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/7514958979589759018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/7514958979589759018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/2007/05/nyanyian-hati.html' title='Nyanyian Hati'/><author><name>Kaleng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11578605106166957513</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2123953935715607969.post-5991366079793644325</id><published>2007-05-14T17:58:00.000-07:00</published><updated>2007-05-14T18:02:10.442-07:00</updated><title type='text'>Hitam</title><content type='html'>Kelam warna bajumu&lt;br /&gt;seiring langkah di keramaian trotoar&lt;br /&gt;sepi sendiri menyatu&lt;br /&gt;ramai tak lagi menghampiri&lt;br /&gt;sunyi nyanyian hati&lt;br /&gt;terendap bersama polusi kota&lt;br /&gt;saat melintas di tepian sawah&lt;br /&gt;sejuk yang sering terasa telah berganti&lt;br /&gt;batuan panasmembakar kulit keriput&lt;br /&gt;seluruh wajah&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;by.Gundul Me2t Perwiro&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2123953935715607969-5991366079793644325?l=hidayat-kaleng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/feeds/5991366079793644325/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2123953935715607969&amp;postID=5991366079793644325&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/5991366079793644325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/5991366079793644325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/2007/05/hitam.html' title='Hitam'/><author><name>Kaleng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11578605106166957513</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2123953935715607969.post-9220911920437262248</id><published>2007-05-10T01:30:00.001-07:00</published><updated>2007-05-10T01:30:55.472-07:00</updated><title type='text'>Engkau Janjikan Kami Surga</title><content type='html'>untukmu yang berlumur sabda gusti&lt;br /&gt;untukmu yang yang janjikan surga abadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jujur&lt;br /&gt;kami mencoba untuk jujur&lt;br /&gt;apakah kau tahu?&lt;br /&gt;bisikan maupun teriakan kebencian&lt;br /&gt;yang kau tebarkan kepada umat&lt;br /&gt;selain di mana engkau bernaung&lt;br /&gt;telah buat kami tercerai-berai?&lt;br /&gt;apakah kau sadar?&lt;br /&gt;ribuan kata yang kau keluarkan&lt;br /&gt;atas nama gusti maha kuasa&lt;br /&gt;telah hancurkan kami?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“kita yang paling benar!”&lt;br /&gt;“mereka itu sesat!”&lt;br /&gt;“perangi mereka!”&lt;br /&gt;ujarmu hasut kami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“tuhan bersama kita!”&lt;br /&gt;“bunuh orang-orang sesat itu!”&lt;br /&gt;“atas nama tuhan maha kuasa!”&lt;br /&gt;ujarmu lagi penuh benci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami mencoba untuk bersungguh-sungguh&lt;br /&gt;kami ragu&lt;br /&gt;kami takut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah ini apa upayamu&lt;br /&gt;untuk jalankan misi sucimu?&lt;br /&gt;“surga!”&lt;br /&gt;“kalian semua akan masuk surga!”&lt;br /&gt;engkau janjikan kami surga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“surga?”&lt;br /&gt;betapa indahnya surga&lt;br /&gt;ujar kami penuh harap&lt;br /&gt;“surga! kami ingin surga!”&lt;br /&gt;engkau tertawa puas dalam hati&lt;br /&gt;melihat betapa bodohnya kami&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2123953935715607969-9220911920437262248?l=hidayat-kaleng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/feeds/9220911920437262248/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2123953935715607969&amp;postID=9220911920437262248&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/9220911920437262248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/9220911920437262248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/2007/05/engkau-janjikan-kami-surga.html' title='Engkau Janjikan Kami Surga'/><author><name>Kaleng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11578605106166957513</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2123953935715607969.post-6766974690462924808</id><published>2007-05-10T01:17:00.001-07:00</published><updated>2007-05-10T01:26:03.996-07:00</updated><title type='text'>Rendra : Sajak Orang Lapar</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="contentpane"&gt;kelaparan adalah burung gagak&lt;br /&gt;yang licik dan hitam&lt;br /&gt;jutaan burung-burung gagak&lt;br /&gt;bagai awan yang hitam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="contentpane"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;o Allah !&lt;br /&gt;burung gagak menakutkan&lt;br /&gt;dan kelaparan adalah burung gagak&lt;br /&gt;selalu menakutkan&lt;br /&gt;kelaparan adalah pemberontakan&lt;br /&gt;adalah penggerak gaib&lt;br /&gt;dari pisau-pisau pembunuhan&lt;br /&gt;yang diayunkan oleh tangan-tangan orang miskin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="contentpane"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;kelaparan adalah batu-batu karang&lt;br /&gt;di bawah wajah laut yang tidur&lt;br /&gt;adalah mata air penipuan&lt;br /&gt;adalah pengkhianatan kehormatan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="contentpane"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;seorang pemuda yang gagah akan menangis tersedu&lt;br /&gt;melihat bagaimana tangannya sendiri&lt;br /&gt;meletakkan kehormatannya di tanah&lt;br /&gt;karena kelaparan&lt;br /&gt;kelaparan adalah iblis&lt;br /&gt;kelaparan adalah iblis yang menawarkan kediktatoran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="contentpane"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;o Allah !&lt;br /&gt;kelaparan adalah tangan-tangan hitam&lt;br /&gt;yang memasukkan segenggam tawas&lt;br /&gt;ke dalam perut para miskin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="contentpane"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;o Allah !&lt;br /&gt;kami berlutut&lt;br /&gt;mata kami adalah mata Mu&lt;br /&gt;ini juga mulut Mu&lt;br /&gt;ini juga hati Mu&lt;br /&gt;dan ini juga perut Mu&lt;br /&gt;perut Mu lapar, ya Allah&lt;br /&gt;perut Mu menggenggam tawas&lt;br /&gt;dan pecahan-pecahan gelas kaca&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="contentpane"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;o Allah !&lt;br /&gt;betapa indahnya sepiring nasi panas&lt;br /&gt;semangkuk sop dan segelas kopi hitam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span class="contentpane"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;{josquote}o Allah !&lt;br /&gt;kelaparan adalah burung gagak&lt;br /&gt;jutaan burung gagak&lt;br /&gt;bagai awan yang hitam&lt;br /&gt;menghalang pandangku&lt;br /&gt;ke sorga Mu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2123953935715607969-6766974690462924808?l=hidayat-kaleng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/feeds/6766974690462924808/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2123953935715607969&amp;postID=6766974690462924808&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/6766974690462924808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/6766974690462924808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/2007/05/rendra-sajak-orang-lapar_10.html' title='Rendra : Sajak Orang Lapar'/><author><name>Kaleng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11578605106166957513</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2123953935715607969.post-6327331507834074133</id><published>2007-05-09T23:18:00.003-07:00</published><updated>2007-05-09T23:21:34.855-07:00</updated><title type='text'>Yang Benar Dan Salah Soal Daya Tarik Wanita Di Mata Pria</title><content type='html'>&lt;div style="padding-left: 3px; padding-right: 3px;"&gt;&lt;div style="font-size: 16px; font-weight: bold;"&gt;&lt;p&gt;Yang Benar Dan Salah Soal Daya Tarik Wanita Di Mata Pria&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://www.kapanlagi.com/p/daya_tarik.jpg" style="text-decoration: none;"&gt;&lt;img src="http://www.kapanlagi.com/p/daya_tarik.jpg" style="border-style: none; float: left; padding-right: 10px; vertical-align: middle;" alt="Lihat Gambar" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;KapanLagi.com&lt;/b&gt; - Selama ini tumbuh steriotipe kalau ada kriteria tertentu yang membuat kaum pria tertarik pada wanita. Namun menurut hasil sebuh polling skala besar yang diadakan oleh psikologis dan sosiologis di sejumlah negara Eropa menemukan kalau sejumlah steriotipe yang berhubungan dengan 'kaum Mars' ini ternyata tak semuanya benar. Berikut beberapa steriotipe yang terbukti salah dan benar menurut polling tersebut:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Pria Lebih Memilih Pasangan Yang Mirip Dengan Ibunya&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah. Polling tersebut menemukan kalau setengah dari pria yang ikut polling tersebuh menjadikan ibu mereka sebagai model dalam hal feminin dan kekuasan yang tak terbantahkan. Namun, hanya 4% dari pria-pria ini mengaku memilih wanita impian mereka berdasarkan kemiripan dari mantan kekasih atau ibu mereka. Sedang sisanya, 96% yakin kalau steriotipe itu tak masuk akal dan tak sesuai dengan kenyataan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Para Pria Merasa Cemburu Pada Mantan Kekasih Pasanganya&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Benar. Sekitar 67% pria tak pernah menanyakan berapa banyak mantan kekasih pasangannya di masa lalu. Di sisi lain, sekitar 7% pria meminta penjelasan lebih spesifik tentang maslah ini, dan lebih jauh pria semacam ini menyukai mengangkat masalah macam ini untuk saat ini dan nanti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Para Pria Bermimpi Bertemu Model&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah. Hanya 2% pria yang mengaku mereka siap merogoh kocek untuk melewatkan semalam bersama seorang model. Sementara itu, 32% percaya kalau para wanita yang memiliki tubuh sempurna kebanyakan tak berotak. Sedang 66% mengatakan wanita bertubuh kurus tak membangkitkan &lt;i&gt;greget&lt;/i&gt; mereka, dibanding dengan mata berbinar atau karakter spesial lain yang bisa bikin jatuh hati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Para Pria Tak Suka Wanita Menonjolkan Diri&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah. Seorang pria benci melihat kekasihnya berjalan di suatu tempat dengan mengenakan penutup di wajahnya. Tapi beberapa pemakaian kosmetik memberi kesenangan pada mereka. Sebagai contohnya, 40% pria suka melihat wanita menyisir rambutnya, 31% pria suka melihat wanita berpakaian, dan 29% menikmati saat melihat wanita mengoleskan lipstick.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Kebanyakan Pria Suka Wanita Berdada Besar&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah. Dalam masalah ini ukuran tak jadi soal, demikian menurut survey pada 93% pria. Dada yang lebih kecil terlihat sama seksinya dengan yang besar, dan tak akan pernah jadi masalah dalam seks dan pernikahan. &lt;b&gt;(pravda.ru/erl)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2123953935715607969-6327331507834074133?l=hidayat-kaleng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/feeds/6327331507834074133/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2123953935715607969&amp;postID=6327331507834074133&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/6327331507834074133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/6327331507834074133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/2007/05/humor.html' title='Yang Benar Dan Salah Soal Daya Tarik Wanita Di Mata Pria'/><author><name>Kaleng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11578605106166957513</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2123953935715607969.post-2530792311333160167</id><published>2007-05-09T23:04:00.000-07:00</published><updated>2007-05-09T23:06:30.862-07:00</updated><title type='text'>Sekeping Coklat, Darah Mengalir Lancar</title><content type='html'>&lt;div style="font-size: 16px; font-weight: bold;"&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://www.kapanlagi.com/p/coklat_hitam.jpg" style="text-decoration: none;"&gt;&lt;img src="http://www.kapanlagi.com/p/coklat_hitam.jpg" style="border-style: none; float: left; padding-right: 10px; vertical-align: middle;" alt="Lihat Gambar" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;Penggemar coklat pantas bergembira, karena sekeping coklat hitam terbukti mampu memperlancar peredaran darah. Riset yang dipimpin Dr. Valentine Yanchou Njike dari Yale Prevention Research Center, yang dilansir Reuters, Sabtu (24/03) menyebutkan coklat hitam memiliki kandungan theobromine, phenethylamine, dan kafein yang jika dikonsumsi secara seimbang dan tepat akan membantu fungsi pembuluh darah. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Dalam sampel orang dewasa yang kita uji, mengkonsumsi coklat hitam dalam satu periode waktu terbukti mampu memperbaiki peredaran darah," jelas Njike yang mempresentasikan hasil risetnya pada pertemuan tahunan American College of Cardiology scientific di New Orleans, sebagai salah satu bukti tambahan tentang manfaat coklat hitam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama enam minggu percobaan, 45 orang mendapat 8 ons (227 gram) coklat hitam tanpa gula dan coklat hitam mengandung gula, dan konsumsi plasebo (kapsul kosong). &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah itu, kemampuan arteri pada lengan atas untuk lebih rileks, sehingga akomodasi aliran darah akan berjalan lancar, atau dikenal dengan istilah &lt;i&gt;flow mediated dilation (FMD)&lt;/i&gt;, diukur sebelum dan sesudah mengkonsumsi coklat hitam atau plasebo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari 39 rsponden yang melengkapi masa percobaan, mereka yang mengkonsumsi coklat tanpa pemanis tingkat FMD-nya mengalami perbaikan sampai 2,4 persen, dan yang mengkonsumsi coklat hitam dengan gula naik 1,5 persen. Sementara yang mengkonsumsi plasebo, FMD turun 0,8 persen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Namun penemuan ini tidak menyarankan kita untuk mengkonsumsi coklat setiap hari dan menjadikan coklat sebagai bagian dari rutinitas, namun riset ini sebagai sebuah pengetahuan tambahan bahwa mengkonsumsi coklat hitam tanpa gula dengan konsumsi wajar akan sangat bermanfaat bagi tubuh," tambah Njike yang juga menyarakankan konsumsi makanan kaya flavonoid untuk kesehatan jantung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain memperbaiki fungsi peredaran darah, cokelat sebagai sumber zat bio-aktif anti-oksidan polifenol, khususnya flavonoid memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Biji cokelat mengandung banyak monomer &lt;i&gt;epicatechin&lt;/i&gt; (&lt;i&gt;flavanol&lt;/i&gt;), dan molekul &lt;i&gt;procyanidins&lt;/i&gt; (bentuk polimer). Fungsi flavonoid pada cokelat juga sebagai antioksidan melalui mekanisme penangkapan senyawa radikal bebas dan menghambat oksidasi enzim-enzim seperti &lt;i&gt;lipoxygenase&lt;/i&gt;. Dalam hal ini procyanidin adalah penangkap radikal bebas yang efektif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain memiliki efek antioksidan, cokelat juga mampu merangsang sistem kekebalan tubuh, dengan memproduksi lebih banyak sitokin (protein yang diproduksi sebagai bagian dari sistim imun tubuh).&lt;/p&gt;Nah, meski coklat terbukti sebagai salah satu makanan dewa seperti nama latinnya &lt;i&gt;Theobroma cacao&lt;/i&gt; (&lt;i&gt;food of the Gods&lt;/i&gt;), namun bukan berarti menjadikan coklat sebagai makanan harian, karena konsumsi yang berlebihan apalagi dengan kandungan gula yang tinggi justru memperburuk kesehatan, terutama pada penderita glaukoma dan pasien kencing manis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2123953935715607969-2530792311333160167?l=hidayat-kaleng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/feeds/2530792311333160167/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2123953935715607969&amp;postID=2530792311333160167&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/2530792311333160167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/2530792311333160167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/2007/05/sekeping-coklat-darah-mengalir-lancar.html' title='Sekeping Coklat, Darah Mengalir Lancar'/><author><name>Kaleng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11578605106166957513</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2123953935715607969.post-4439501436102091273</id><published>2007-05-09T23:01:00.000-07:00</published><updated>2007-05-09T23:03:05.640-07:00</updated><title type='text'>10 Kunci Temukan Diri Sejati</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.kapanlagi.com/p/damai.jpg" style="text-decoration: none;"&gt;&lt;img src="http://www.kapanlagi.com/p/damai.jpg" style="border-style: none; float: left; padding-right: 10px; vertical-align: middle;" alt="Lihat Gambar" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt; Ketergesaan dalam kehidupan modern, yang bergerak serba cepat, seringkali membuat kita melupakan diri sendiri dan kehilangan kendali. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk membawa kita kembali ke diri sejati. Berikut 10 kekuatan yang dapat mengarahkan kita kembali ke diri sendiri dan menemukan sebuah kedamaian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. &lt;b&gt;Hadir&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hiduplah untuk saat ini. Masa lalu telah berlalu. Anda tak akan pernah dapat kembali dan mengulang masa-masa itu lagi, pun Anda tak akan dapat menghidupkan kembali apa yang ada di masa lalu. Kehidupan ini adalah apa yang sedang Anda jalani saat ini, tak peduli apapun yang telah terjadi. Itu semua nyata dan sempurna. Jangan menengok ke belakang ataupun terlalu memikirkan apa yang akan terjadi di masa mendatang. Pikiran kita selalu menciptakan berbagai percakapan yang mengembangkan rasa takut dan membuat kita berusaha menyelamatkan diri. Katakan pada pikiran Anda yang sibuk berbicara itu: 'Terima kasih telah bersedia berbagi' dan yakinkan 'Aku di sini, aku ada untukmu.' Setiap hari, kita semua harus selalu membuat pilihan dan Andalah yang paling tahu bagaimana membuat hari yang Anda jalani jadi indah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. &lt;b&gt;Bersatu Dengan Alam&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Duduklah di rerumputan atau di bawah sebuah pohon. Rasakan putaran bumi, keagungan angkasa raya, dinginnya udara yang menerpa wajah Anda, atau kehangatan sinar matahari pagi. Tersenyumlah pada langit yang luas, ucapkan salam pada lebah yang beterbangan dan semua binatang yang Anda jumpai. Berjalan-jalanlah di taman atau mendaki perbukitan. Kedekatan dengan alam dapat membawa kesadaran betapa Anda bagian dari jagat raya yang maha luas ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. &lt;b&gt;Berolahrga&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berolahraga secara teratur memberi jeda pada pikiran Anda yang terus berkecamuk, membantu memperlancar peredaran darah, membersihkan racun dari tubuh, dan memberi Anda energi serta banyak keuntungan lain. Pilihlah aktivitas yang memberi Anda kesenangan dan buat perpaduan. Lakukan jalan sehat di satu hari dan latihan Yoga di hari berikutnya. Ikuti latihan erobic dan bertemu banyak orang. Banyak sekali daftar kegiatan yang dapat Anda pilih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. &lt;b&gt;Spiritual&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kenali dan sadari Anda adalah pribadi yang penting dan unik. Lakukan meditasi, atau duduk tenang di kesunyian, dan nikmati saat-saat itu. Baca buku-buku keagamaan atau panduan kepribadian yang membawa pesan positif dan membuat Anda merasa kuat. Jangan lupa bersyukur atas kesehatan yang Anda miliki, rumah, orang-orang yang mencintai dan Anda cintai, teman-teman yang mengelilingi Anda, serta kebahagiaan dan kegembiraan yang melingkupi hidup Anda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;5. &lt;b&gt;Memaafkan&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saatnya untuk melepaskan. Maafkan seluruh bagian diri Anda, atas segala kekurangan dan ketidaksempurnaan. Maafkan diri Anda untuk semua kesalahan yang pernah Anda buat di masa lalu, maafkan ketakutan masa kecil Anda, maafkan emosi dan kemarahan masa remaja Anda, maafkan masa dewasa awal Anda yang tak mau mengambil resiko. Maafkan kesalahan orang tua Anda, saudara kandung, kerabat dan orang-orang di masa lalu. Lepaskan semua uneg-uneg. Memaafkan membawa kedamaian dalam jiwa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;6. &lt;b&gt;Bersenang-Senang&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beri kesempatan pada diri Anda untuk merasa rileks dan memanjakan diri. Baca buku yang menyenangkan. Keluarkan uang sekali-kali untuk membeli hal yang paling Anda inginkan. Lakukan kesenangan hanya untuk diri Anda sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;7. &lt;b&gt;Nutrisi&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengarkan kebutuhan tubuh Anda. Penuhi kebutuhan tubuh akan makanan bernutrisi. Konsumsi vitamin yang bermanfaat untuk tubuh. Dengan tubuh sehat dan bugar membuat Anda selalu menghargai hidup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;8. &lt;b&gt;Buang Penilaian&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berhentilah menilai dan menyalahkan. Jangan melontarkan kritikan pada orang lain ataupun diri sendiri. Ucapkan kata-kata yang memberi dorongan pada diri dan semua orang yang Anda jumpai. Terima orang lain apa adanya, lengkap dengan segala perbedaan yang mereka miliki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;9. &lt;b&gt;Bantu Orang Lain&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hubungi dan ulurkan tangan pada teman yang membutuhkan. Tawarkan bantuan tanpa syarat pada orang lain. Jadilah pendengar yang baik dan benar-benar mendengarkan apa yang dikatakan orang lain. Temukan cara untuk membantu orang lain mengangkat beban hidup dengan mendengarkan keluh kesah mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;10. &lt;b&gt;Cinta&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cintai diri Anda dan gunakan kata-kata positif untuk memberi dorongan. Puji orang lain dengan tulus dan buat mereka tersenyum. Bicaralah dengan penuh kasih dan ketulusan dari dasar hati.&lt;/p&gt;Kesepuluh kunci kekuatan yang disebutkan di atas bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan siapapun. Pelankan sejenak laju hidup Anda yang serba cepat, dan luangkan waktu untuk melakukan kesepuluh hal tersebut. Niscaya Anda akan menemukan keindahan hidup serta kelengkapan diri sejati Anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2123953935715607969-4439501436102091273?l=hidayat-kaleng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/feeds/4439501436102091273/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2123953935715607969&amp;postID=4439501436102091273&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/4439501436102091273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/4439501436102091273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/2007/05/10-kunci-temukan-diri-sejati.html' title='10 Kunci Temukan Diri Sejati'/><author><name>Kaleng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11578605106166957513</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2123953935715607969.post-1117309380955734000</id><published>2007-05-07T21:19:00.000-07:00</published><updated>2007-05-08T02:03:12.339-07:00</updated><title type='text'>10 Langkah mewujudkan impian</title><content type='html'>&lt;div style="font-size: 16px; font-weight: bold;"&gt;&lt;p&gt;10 Langkah Menggali Dan Mewujudkan Impian Terdalam&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://www.kapanlagi.com/p/menggapai_impian.jpg" style="text-decoration: none;"&gt;&lt;img src="http://www.kapanlagi.com/p/menggapai_impian.jpg" style="border-style: none; float: left; padding-right: 10px; vertical-align: middle;" alt="Lihat Gambar" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt; Mungkin sebagian besar dari kita sudah lupa apa yang kita impian pada saat masih anak-anak. Kenyataan membuat kita semua menyerah untuk menggapai mimpi, yang dulu benar-benar kita harapkan jadi nyata. Sebenarnya, tidaklah mustahil untuk terus bermimpi dan menjadikannya nyata. Berikut kami berikan 10 panduan untuk menemukan kembali hasrat terdalam Anda dan mengusahakannya jadi kenyataan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. &lt;b&gt;Melatih Peduli Diri Yang Ekstrim&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang pertama dan langkah penting untuk menemukan impian terdalam dalam hidup Anda, adalah perhatian yang luar biasa bagus pada diri sendiri! Saat Anda mati rasa dan satu-satunya cara yang membuat Anda senang adalah meratapi diri, hasrat Anda akan turut tenggelam, bahkan tanpa Anda menyadarainya. Jadi mulailah meperhatikan diri sendiri sebaik-baiknya. Apa aktivitas pemeliharaan diri sehari-hari yang dapat Anda lakukan? Nikmatilah itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. &lt;b&gt;Dengarkan Isyarat Tubuh&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apa Anda mengetahui saat tubuh Anda berkata 'Tidak'? Sebagian besar dari kita melakukan pekerjaan dan tak bisa mendapat kesenangan lantaran tubuh kita berkata 'Tidak'. Kerap kali kita merasa mual, sakit kepala, sakit perut, otot leher yang tegang. Segala ketegangan dan rasa sakit! Sulit bagi tubuh kita untuk berpura-pura. Itulah sebabnya deteksi kebohongan itu sangat nyata. Jadi jika Anda ingin mempercayai hasrat Anda dengarkan apa kata tubuh Anda. Dengarkan saat itu berkata 'Ya'. Lihat energi berlebih (rasa takut juga termasuk), kesenangan dan kegembiraan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. &lt;b&gt;Jelajahi Hasrat Anda&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasrat adalah sebuah perasaan, jadi perhatikanlah. Subyek , aktivitas, majalah atau topik apa yang paling Anda minati? Bersenang-senanglah dengan itu. Buat daftar tentang apa yang benar-benar mearik perhatian Anda dan lihat temanya. Sekarang mulai jelajahi hasarat terkuat Anda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. &lt;b&gt;Biarkan Diri Anda Bermimpi&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat kita beranjak dewasa, seringkali kita berhenti bermimpi dan memilih untuk lebih realistis. Masalahnya kita jadi kehilangan jalur dari apa yang benar-benar kita minati. Jadi, kini mulailah membangkitkan kembali mimpi-mimpi liar Anda dan lakukan dengan sebebas mungkin. Lihat kembali setiap wilayah dalam kehidupan Anda dan tulisakan gagasan yang datang dari visi-visi dari wilayah yang benar-benar Anda minati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;5. &lt;b&gt;Lihat Impian Yang Menghantui Anda&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apakah Anda pernah memiliki sebuah impian yang terus menghantui Anda? Apakah Anda pernah mengatakan sesuatu seperti, 'Aku akan senang sekali jika bisa memulai bisnisku sendiri.' Atau 'Suatu hari aku akan mengubah hobi ini menjadi karir.' Beri perhatian lebih dalam pada impian-impian 'yang melekat' ini. Kerap kali kita menemukan pemenuhan impian hanya dengan cara sederhana, hanya perlu melihat kembali melihat ke belakang, dan menemukan impian apa yang terus menerus mengusik hati kecil Anda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;6. &lt;b&gt;Perluas Visi Anda&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagian besar dari kita memiliki visi kecil yang tersimpan untuk kehidupan kita. Kita merasa takut untuk meraih sesuatu yang lebih besar. Apakah itu cukup memiliki nilai? Dapatkah kita melakukannya? Pasti! Ini saatnya berkembang dan memperluas visi itu! Temukan hadiah apa yang dapat Anda berikan untuk orang lain. Putuskan apa yang benar-benar penting untuk disempurnakan. Desain kehidupan hasrat Anda dan buat langkah untuk mewujudkannya. Sebuah visi akan menjadi nyata hanya jika kita mengambil tindakan untuk mewujudkannya!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;7. &lt;b&gt;Temukan Sisi Jenius Anda&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita semua diberkati dengan kekuatan dan bakat. Ini merupakan hadiah luar biasa untuk sepanjang hidup kita. Kita seringkali melewatkannya hanya karena itu begitu mudah untuk kita lakukan. Saat kita sudah biasa dan maka itu berarti sedang menjalankan 'level jenius' yang kita miliki. Atasi kelemahan dan Anda akan jadi kompeten. Tapi lebih penting lagi, kembangkan berkat sisi unik Anda dan Anda membuat Anda jadi jenius.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;8.&lt;b&gt;Bersihkan Kepercayaan Yang Tersumbat&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seringkali kita berhenti menciptakan hasrat hidup kita dengan 'menyumbat keyakinan'. Dan sejatinya, itu juga telah menyumbat kehidupan impian kita. Keyakinan yang kita miliki datang dari pengalaman di masa lalu, orang tua kita, guru, teman-teman yang mangatakan kalau kita seharusnya berbuat sesuatu. Ini saatnya untuk melihat kembali semua itu dan harga yang telah kita bayar untuk meyakini hal itu. Hapus semua yang mengahambat keyakinan! Dan mulai meyakininya untuk memberi nafas kehidupan pada impian Anda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;9. &lt;b&gt;Buat Rencana&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semua impian di dunia tak akan mengubah kehidupan tanpa adanya usaha. Ketika Anda memiliki sebuah gagasan tentang pekerjaan apa yang benar-benar Anda harapkan, mulailah mengambil langkah pertama. Buat sebuah rencana yang akan membantu Anda menjelajahi gagasan itu. Sungguh menakjubkan mengetahui seberapa banyak pintu yang akan terbuka saat Anda mulai membuat rencana dan bertindak!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;10. &lt;b&gt;Rayakan Kesuksesan Anda&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perayaan merupakan hal yang paling penting! Mulai dengan perayaan di setiap langkah kecil dalam mewujudkan impian Anda. Kenapa? Pertama, karena ini menyenangkan! Kedua, merayakan setiap kesuksesan kecil membantu Anda untuk tetap fokus pada kesuksesan dan mempertahankan motivasi Anda untuk terus bergerak maju.&lt;/p&gt;Nah, apakah impian masa kecil Anda masih berharga untuk diwujudkan? Temukanlah jawabannya!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2123953935715607969-1117309380955734000?l=hidayat-kaleng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/feeds/1117309380955734000/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2123953935715607969&amp;postID=1117309380955734000&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/1117309380955734000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/1117309380955734000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/2007/05/10-langkah-mewujudkan-impian.html' title='10 Langkah mewujudkan impian'/><author><name>Kaleng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11578605106166957513</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2123953935715607969.post-5662999103983919023</id><published>2007-05-07T20:44:00.000-07:00</published><updated>2007-05-08T02:03:54.789-07:00</updated><title type='text'>Coklat Lebih Dasyat Dari Ciuman</title><content type='html'>&lt;div style="padding-left: 3px; padding-right: 3px;"&gt;&lt;div style="font-size: 16px; font-weight: bold;"&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://www.kapanlagi.com/p/eating_chocolate.bbc.jpg" style="text-decoration: none;"&gt;&lt;img src="http://www.kapanlagi.com/p/eating_chocolate.bbc.jpg" style="border-style: none; float: left; padding-right: 10px; vertical-align: middle;" alt="Lihat Gambar" /&gt;&lt;/a&gt;Selain dikenal sebagai sebagai makanan kaya khasiat, coklat ternyata lebih asyik dari sebuah ciuman paling hot sekalipun. Studi yang dilakukan para peneliti Inggris ini meyakini satu hal bahwa membiarkan coklat meleleh di dalam mulut terbukti mampu meningkatkan detak jantung dan lebih mendongkrak gairah daripada berciuman, seperti dikutip dari AFP Senin (16/04).&lt;p&gt;"Hasil ini sangat mengejutkan. Tak ada keraguan bahwa coklat memang membuat seseorang lebih bersemangat ketimbang berciuman dengan kekasih, karena makan coklat lebih cepat merangsang jantung dan coklat dibanding sensasi yang didapat saat berciuman," jelas &lt;b&gt;David Lewis&lt;/b&gt;, psikologis yang mengepalai studi yang merekam aktivitas otak dan jantung para relawan saat makan coklat dan berciuman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Studi ini melibatkan 12 relawan dengan kisaran usia 20an. Mereka diminta mengenakan monitor jantung dan elektroda yang dipasang pada kepala mereka, untuk mengukur detak jantung dan aktivitas otak. Kemudian mereka diminta makan sepotong cokelat hitam sampai meleleh tanpa mengunyahnya, dan kemudian diminta mencium pasangan mereka. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para peneliti kemudian menganalisa hasil rekaman aktivitas otak dan detak jantung para relawan. Hasilnya, ciuman penuh nafsu sekalipun tak bisa menandingi gairah yang didapat saat coklat meleleh di dalam mulut. Rangsang yang diciptakan saat cokelat meleleh di dalam mulut terbukti bisa mengirim sensor ke semua wilayah otak jauh lebih intens dibandingkan sensasi yang timbul saat berciuman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Sebelumnya kami sudah menduga cokelat hitam mampu meningkatkan detak jantung karena cokelat mengandung bahan-bahan yang merangsang. Namun yang membuat kita kagum adalah lamanya peningkatan dan pengaruhnya pada otak sangat mengagumkan, bahkan ciuman paling panas pun kalah dengan sepotong coklat yang meleleh di mulut," Lewis, mantan psikologis dari Universitas Sussex yang saat ini membuka laboratorium pribadi bernama The Mind Lab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Studi tentang coklat hitam dan gairah seksual juga pernah dilakukan sebelumnya oleh &lt;b&gt;Dr. Andrea Salonia&lt;/b&gt;. Dalam pertemuan European Society for Sexual Medicine, Desember lalu, peneliti berkebangsaan Italia ini menyatakan coklat mampu membuat &lt;i&gt;mood&lt;/i&gt; lebih terpenuhi, karena coklat diprediksinya mengandung lebih dari 300 substansi kimia, termasuk kafein dalam jumlah kecil, &lt;i&gt;terobomin&lt;/i&gt;, dan &lt;i&gt;phenylethylamine&lt;/i&gt; (stimulan yang terkait dengan amfetamin), yang terbukti bisa menaikkan minat dan fungsi seksual.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lewis mencatat kenaikan detak jantung setelah mengkonsumsi cokelat hitam. Dari 12 relawan yang diteliti, detak jantung mereka naik dari 60 detak per menit melonjak menjadi 140 detak per menitnya. Nah, bagaimana dengan Anda, apa yang akan Anda pilih untuk menaikkan detak jantung Anda? Coklat atau ciuman? &lt;b&gt;(dayat/kaleng)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2123953935715607969-5662999103983919023?l=hidayat-kaleng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/feeds/5662999103983919023/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2123953935715607969&amp;postID=5662999103983919023&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/5662999103983919023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/5662999103983919023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/2007/05/coklat-lebih-dasyat-dari-ciuma.html' title='Coklat Lebih Dasyat Dari Ciuman'/><author><name>Kaleng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11578605106166957513</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2123953935715607969.post-9106610778454845638</id><published>2007-05-02T02:30:00.000-07:00</published><updated>2007-05-06T23:13:24.706-07:00</updated><title type='text'>indahnya surga</title><content type='html'>jika berbicara tentang surga, seolah angan kita terbang melayang ke sebuah negri impian yang tak akan pernah lekang oleh zaman, negeri yang tak pernah mengenal sedih dan duka.terbayang pula dalam angan angan kita sosok bidadari yang cantik jelita, sungai yang mengalir dengan gemeirncing air yang terlihat dasar sungainya, kebun yang kaya raya akan aneka ragam buah dan hewan yang indah indah. Namun di balik itu semua pernahkah terlintas dalam benak kita tat kala kita teringat akan surga, dimanakah sesungguhnya surga itu berada dan benarkah surga itu ada?yakinkah kita bahwa surga memang benar benar adanya, dan lebih lebih lagi pernahkah kita memikirkan bagaimana surga bisa kita raih dalam kehidupan kita, baik surga dunia maupun surga kelak di "sana".&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2123953935715607969-9106610778454845638?l=hidayat-kaleng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/feeds/9106610778454845638/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2123953935715607969&amp;postID=9106610778454845638&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/9106610778454845638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2123953935715607969/posts/default/9106610778454845638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hidayat-kaleng.blogspot.com/2007/05/indahnya-surga.html' title='indahnya surga'/><author><name>Kaleng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11578605106166957513</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
